datangpergi

The Technology Of Everything

Konfigurasi CLI cisco Router

Leave a comment

Konfigurasi CLI cisco Router

Packet tracert simulasi jaringan

Bagaimana konfigurasi sebuah router, beberapa yang harus di lakukan saat menkonfigurasi router :

  1. Memberi nama router
  2. Setting password
  3. Mengkonfigurasi interfaces
  4. Configurasi banner
  5. Menyimpan perubahan pada router
  6. Memverifikasi konfigurasi dasar dan operasi router

Langsung ke TKP :

  1. Ini adalah tampilan CLI Configuration Cisco
Cisco 1841 (revision 5.0) with 114688K/16384K bytes of memory.

Processor board ID FTX0947Z18E

M860 processor: part number 0, mask 49

2 FastEthernet/IEEE 802.3 interface(s)

191K bytes of NVRAM.

63488K bytes of ATA CompactFlash (Read/Write)

Cisco IOS Software, 1841 Software (C1841-ADVIPSERVICESK9-M), Version 12.4(15)T1, RELEASE SOFTWARE (fc2)

Technical Support: http://www.cisco.com/techsupport

Copyright (c) 1986-2007 by Cisco Systems, Inc.

Compiled Wed 18-Jul-07 04:52 by pt_team

— System Configuration Dialog —

Continue with configuration dialog? [yes/no]:

Press RETURN to get started!

Router>

Mari kita terbiasa dengan tampilan seperti ini. Dan terbiasa dengan perintah konfigurasi ini dan kita asmsikan bahwa router tidak mempunyai file startup-config saat ini .

  1. Lanjut ke perintah dasar . ketikan enable lalu enter. Perintah ini di gunakan untuk memasuki privileged EXEC mode. Untuk memungkinkan untuk merubah perubahan konfigurasi router  berubah dari “>” ke “#”

Router>enable

Router#

Untuk  mengkonfigurasi harus masuk ke configurasi global dengan mengetik configure terminal

Router#configure terminal

Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.

Router(config)#

  1. Nah setelah itu mari kita lanjut memasuki tahap konfigurasi yang telah disebutkan diatas.
  2. Memberi nama dan password pada router

Dengan perintah Hostname (nama router). Contoh kita beri nama R_kantor1

Router(config)#hostname R_kantor1

R_kantor1(config)#

Perubahan nama router brubah menjadi R_kantor1

Lanjut konfigurasi  console dan telnet, yaitu pemberian password untuk konsol dan telnet. Mari kita beri dengan password cisco

Pemberian password console :

Jika password diaktifkan pada console, maka user tidak bisa begitu saja mendapatkan akses ke router melalui console tanpa menuliskan password console terlebih dahulu. Untuk melakukan hal ini, diperlukan perintah line console 0 diikuti dengan perintah login dan password dalam konfigurasi router.

R_kantor1(config)#line console 0

R_kantor1(config-line)#password cisco

R_kantor1(config-line)#login

R_kantor1(config-line)#exit

R_kantor1(config)#

Pemberian password VTY :

Virtual Terminal ini akan digunakan ketika user ingin mendapatkan akses melalui jaringan dengan applikasi telnet. Password Virtual Terminal ini harus dikonfigurasi sebelum user bisa mendapatkan akses melalui jaringan. Tanpa password, koneksi melalui jaringan akan ditolak oleh router dan router akan memberikan pesan berikut Password required, but none set

R_kantor1(config)#line vty 0 4

R_kantor1(config-line)#password cisco

R_kantor1(config-line)#login

R_kantor1(config-line)#exit

R_kantor1(config)#

Pada contoh, router akan meminta password ketika diakses lewat jaringan. Dan password untuk virtual terminal tersebut adalah cisco. Angka 0 pada baris line vty 0 4 menunjukkan nomer awal virtual terminal, dan angka 4 menunjukkan nomer terakhir dari virtual terminal. Oleh karena itu, perintah tersebut memperlihatkan bahwa router tersebut mengizinkan 5 koneksi melalui virtual terminal pada waktu yang bersamaan.

  1. Pemberian Nama banner

Peritah untuk menambahkan pada router adalah banner motd #

R_kantor1(config)#banner motd #

Enter TEXT message.  End with the character ‘#’.

********************************************

INI ADALAH ROUTER KANTOR TOLONG DI JAGA !!!!

********************************************

#

R_kantor1(config)#

  1. Configurasi interface

Router ini memiliki interface  Serial0/0/0 dan FastEthernet0/0 yang belum di konfigurasi. Mari kita konfogurasi dengan IP ADRESS 180.253.124.136  untuk serial0/0/0 sebagai koneksi internet dan subnet class C dan 192.168.1.1 untuk FastEthernet0/0 untuk koneksi local dan subnet class c

  1. Konfigurasi Serial0/0/0

R_kantor1(config)#interface serial 0/0/0

R_kantor1(config-if)#ip address 180.253.124.136 255.255.255.0

R_kantor1(config-if)#no shutdown

%LINK-5-CHANGED: Interface Serial0/0/0, changed state to down

R_kantor1(config-if)#exit

  1. Konfigurasi FastEthernet0/0

R_kantor1(config)#interface fastEthernet 0/0

R_kantor1(config-if)#ip address 192.168.1.1 255.255.255.0

R_kantor1(config-if)#no shutdown

%LINK-5-CHANGED: Interface FastEthernet0/0, changed state to up

R_kantor1(config-if)#exit

Setelah konfigurasi mari kita check interfacenya, apa bila masih di configurasi terminal (config) silahkan exit dulu . cek interface

R_kantor1#show ip interface brief

Interface                     IP-Address
FastEthernet0/0        192.168.1.1
Serial0/0/0            180.253.124.136

 

  1. Memverifikasi konfigurasi dasar dan operasi router

R_kantor1#show running-config

R_kantor1#show startup-config

R_kantor1#copy running-config startup-config

R_kantor1#show ip route

R_kantor1#show interfaces

Advertisements

Author: Fiki Aprianto

I was had the curiosity is very high especially regarding computer technology , networking , and computer saint

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s